Saya teringat suatu masa dimana saya lg bandel2nya
Seorang teman saya pernah menasehati saya dgn analoginya tentang hubungan antara lelaki dan perempuan (called it ‘pacaran’) begini :
Teman itu cm buat mampir. Maksudnya begini, Saat sepasang kekasih menjalin hubungan, bs diibaratkan mereka berdua berjalan, bergandengan tangan dan ada saatnya mereka mampir di sebuah rumah (perumpamaan teman). Tetapi setelah itu mereka tetap berjalan lg, mampir lg, dan meneruskan perjalanan ( hidup ) sampai waktu yg mereka sendiri gak tau, dengan tetap bersama pasangannya.
Lain waktu, teman saya jg pernah mengibaratkan teman sebagai bintang. Kalau gak salah (saya agak lupa) begini, Bintang itu tetap menyinari kita, sejauh apapun dia berada.
Dari kedua analogi di atas, intinya dia itu maunya saya konsen ke pacar saya
hahaha
Dipikir2 bener juga sih. Semakin hari semakin banyak temen saya yang menikah. Bukannya saya iri, tapi saya juga pengin. hahaha. Semakin waktu berjalan, semakin sepi aja kalau ngumpul sm teman2, ya karena itu tadi. Sudah banyak yg nikah. Yeah, time is running out. Mungkin beginilah proses hidup manusia. *ah,saya memang sok tau :p
“Konsen” sounds like “you prove to”
maksudnya?
Makanya buruan nikah mim.
okaaaay hahahahaha